Breaking News
Ironis Proyek Siluman, Apakah Pejabat Penyelenggaranya Kebal Hukum Atau Hukum nya Tumpul?

Ironis Proyek Siluman, Apakah Pejabat Penyelenggaranya Kebal Hukum Atau Hukum nya Tumpul?

BATUBARA | DN24 -
Kegiatan Normalisasi dan pembuatan turap alur sungai masuk Polair dan BPBD Desa Suka Jaya Kec.Tg Tiram yang menggunakan dana APBD Batubara tahun anggaran 2016 sebesar 1.5 Milyar diduga terindikasi fiktif dan belum diselesaikan secara administrasi (Disclaimer).

Sementara fisik kegiatan terlihat hanya pancangan patok kayu sejenis Loban (kayu laut) berjejer di sepanjang alur sungai pintu masuk Polair dan BPBD sebagai mana diketahui tahapan pelaksanaan per Item nya tidak terealisasi,dan itu terlihat jelas dilapangan (lokasi) sebagaimana judul kegiatan yaitu Normalisasi dan pembuatan Turap alur sungai masuk Polair dan BPBD desa Suka Jaya.

Menurut informasi yang di himpun,lelang di ikuti 14 perusahaan namun yang masuk seleksi Verifikasi penawaran hanya 4 perusahaan yakni,CV Bintang,CV Andil Karya Utama,CV Karya Harapan,dan CV Pinus,diantara 4 Perusahan yang masuk dalam tahapan seleksi penawaran tidak dapat diketahui pemenang nya,sehingga asumsi masyarakat terkait pemenang lelang kegiatan tersebut "Siluman".

Terkait hal itu,syarat kontrak yang tertuang dalam berita acara diduga Manifulatif sehingga pelaksanaan kegiatan Normalisasi dan pembuatan turap alur masuk sungai Polair dan BPBD desa Suka Jaya dinilai hanya mencapai progres 30% dari realisasi anggaran.

Berbagai tanggapan dikalangan masyarakat pemantau dan pemerhati ruang lingkung dan lingkup pembangunan di Batubara mendesak pihak-pihak terkait untuk melakukan evaluasi kegiatan Normalisasi dan pembuatan turap alur masuk sungai Polair dan BPBD desa Suka Jaya agar segera di proses sesuai hukum yang berlaku.
(As***)