Breaking News
Debat Panas Jokowi Vs Prabowo, Siapa Pemenangnya bagi Netizen?

Debat Panas Jokowi Vs Prabowo, Siapa Pemenangnya bagi Netizen?

JAKARTA | DN24 -

Debat pilpres kedua yang mempertemukan Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto ramai dibahas para pengguna media sosial alias netizen. Siapa lebih unggul di mata netizen?

PolitcaWave menjelaskan, ada dua tagar yang muncul terkait dua capres tersebut. Tagar pertama ialah #DebatPintarJokowi dan #PrabowoMenangDebat.

"Debat kedua ini diramaikan oleh para pendukung kedua capres di berbagai platform media sosial. Sepanjang hari debat, ada dua hashtag utama, yaitu #DebatPintarJokowi dan #PrabowoMenangDebat," kata Head of Analytics PoliticaWave, Nadia Salshabilla, dalam keterangan tertulis, Senin (18/2/2019).

Dia menyebut, dari percakapan di media sosial terkait debat, ada 53,39% netizen yang membicarakan tentang Jokowi dan 46,61% yang membicarakan Prabowo. Jokowi mendapatkan sentimen positif sebesar 57,51% dan sentimen negatif 42,49%, sedangkan Prabowo mendapatkan sentimen positif 29,48% dan sentimen negatif 70,52%.

Dia juga menjabarkan segmen per segmen debat. Pada segmen pertama, misalnya, ada 58,77% percakapan yang membahas Jokowi. Dari jumlah itu, sebanyak 82,99% percakapan berisi sentimen positif dan 17,01% sentimen negatif.


Grafik percakapan netizen terkait debat pilpres. (Dok. PoliticaWave)

Adapun sisi positif yang dibahas terkait Jokowi di segmen pertama ialah Jokowi terlihat memahami materi yang disampaikan, pemaparan hasil kerja dalam bidang infrastruktur, dan mengurangi penggunaan fosil. Sementara sentimen negatifnya terkait Jokowi tampak tegang dan kritik klaim tidak ada kebakaran hutan.

Untuk Prabowo, terdapat 41,23% percakapan yang membahas Prabowo pada segmen segmen. Sebanyak 51,61% bernada positif dan 48,39% percakapan bernada negatif. Sentimen positif disebabkan karena tampak gagah dan penyampaian sesuai dengan durasi. Sedangkan percakapan sentimen negatif terhadap Prabowo meliputi pernyataan Prabowo terkait 'ini bukan salah siapa pun, ini salah kita semua'. Pernyataan Prabowo itu dinilai secara tidak langsung memuji Jokowi, pertanyaan netizen terkait maksud 'swasembada air', kritikan soal kata-kata 'kalau saya berkuasa'.

Selain itu, penilaian masih dilakukan terhadap percakapan para netizen terkait segmen keempat debat malam tadi. Ada 52,63% percakapan netizen yang membahas Jokowi terkait segmen ini dengan sentimen positif berjumlah 64,84% dan negatif 35,16%.

Adapun isu yang mendapat sentimen positif netizen ialah kerja sama dengan KPK untuk menyelamatkan SDA, menangkap kapal yang melakukan illegal fishing, dan meninjau langsung kondisi nelayan. Kemudian, isu yang mendapat sentimen negatif ialah kesalahan data mengenai konflik agraria.


Grafik percakapan netizen terkait debat pilpres. (Dok. PoliticaWave)

Untuk Prabowo, ada 47,37% percakapan netizen yang membahasnya pada segmen keempat. Adapun 18,03% percakapan berisi sentimen positif, sementara 81,97% berisi sentimen negatif.

Isu yang mendapat sentimen positif dari netizen ialah pujian karena selalu menghargai hasil kerja Jokowi. Sedangkan yang mendapat sentimen negatif adalah dianggap tidak paham soal lingkungan hidup, kritikan soal gampang menyerah dengan debat, serta kritikan soal perkataan BUMN khusus.

Di segmen terakhir, Jokowi mendapat sentimen positif karena isu komitmen untuk memajukan bangsa dan sentimen negatif karena isu terkait janji tidak impor. Sedangkan Prabowo, mendapat sentimen positif terkait klarifikasi tanah milik negara rela dikembalikan dan mendapat sentimen negatif karena dianggap tidak tahu istilah unicorn.

"Dari hasil analisa di atas, dapat kita simpulkan bahwa Jokowi unggul di semua segmen, baik dari jumlah percakapan maupun dari sentimen percakapan," ucap Nadia.
 
 
Sumber : Detikcom