Breaking News
Demi 7 Juta, Darma Kurir Sabu 1,5 Kg di Dor... Polisi

Demi 7 Juta, Darma Kurir Sabu 1,5 Kg di Dor... Polisi





MEDAN | DN24 - Berusaha kabur saat ditangkap, Darma Sugita (34), warga Jalan Mesjid Dusun III, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal terpaksa dilumpuhkan petugas.

Tersangka diamankan karena memiliki narkoba jenis sabu seberat 1,5 Kg berikut barang bukti sepeda motor matic Honda Vario merah BK 4770 AGR milik tersangka. Ucap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto.

Saat paparan, Kapolrestabes Medan didampingi Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing SH.SIK.MH, Kanit Reskrim Iptu Philip Purba SH.SiP dan Panit I Iptu Dwikora Tarigan SH serta Panit II Ipda Imanuel Ginting SH berikut sejumlah personil pada Sabtu (23/2/19) siang.

Dadang mengatakan, penangkapan tersangka berkat kesiagapan personilnya yang mendapat informasi bahwasannya ada seorang pria (tersangka) di kompleks MMTC, Jalan Pancing Medan akan melakukan transaksi narkotika jenis sabu.

Mendapat informasi tersebut, personil langsung melakukan penyelidikan ke lokasi yang disebutkan. 

Masih Dadang, dari penyelidikan dilokasi petugas menemukan seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan mengendarai sepedamotor, saat petugas hendak berhentikan, tersangka membuang barang bawaannya dan berusaha kabur. 

Kemudian, petugas beri tembakan peringatan, namun tersangka tidak mengindahkan hingga petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur pada kedua kaki pelaku.

"Saat diberhentikan petugas, pelaku menjatuhkan bawaannya dan berusaha kabur. Pihaknya sempat memberikan tembakan peringatan, namun pelaku tetap berusaha melarikan diri hingga personil kita terpaksa memberikan tembakan tegas terukur pada kedua kaki pelaku," terang Dadang.

Dari hasil pemeriksaan petugas menemukan sebuah tas berisi 3 bungkusan plastik klip berbentuk Cristal yang diduga sabu seberat 1,5 kilogram, dan barang bukti yang diduga sabu beserta barang bukti sepedamotor pelaku diboyong ke Kantor Polisi guna penyelidikan lebih lanjut.

Sementara tersangka kita bawa ke RS Bhayangkara Jalan K.H. Wahid Hasyim Medan guna mendapat perawatan. Tukasnya.

Dari hasil interogasi, tersangka mengaku hanya mengantarkan barang haram tersebut kepada seorang perempuan di Jalan Gagak Hitam Ringroad, Kecamatan Medan Sunggal dengan upah Rp 7 juta.

"Jadi tersangka ini merupakan resedivis dalam kasus kepemilikan Daun Ganja di Aceh. Tersangka mengaku barang haram tersebut akan di antar ke Jalan Gagak Hitam Ringroad kepada seorang perempuan. 

Selesai antar barang haram pelaku di upah sebesar 7 juta rupiah dari perempuan tersebut. Jadi pelaku ini merupakan kurir," tandasnya. (Jolly)