Breaking News
Jadi Korban Begal, Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas

Jadi Korban Begal, Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas

ASAHAN | DN24 -

Seorang Ibu Rumah Tangga Menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit setelah menjadi korban begal di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya dikawasan Sekip, Kisaran Asahan, Sabtu (23/2/2019) sekitar pukul 17.10 Wib.

Walaupun sempat mendapat perawatan di RSUD H. Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, namun Korban yang disebut sebut bernama Ida (50) Warga jalan Diponegoro Kisaran, Asahan tidak dapat diselamatkan karena mengalami luka yang sangat parah terutama luka dibagian kepalanya.

Namun korban bukan hanya Ida saja, tetapi Fauzi Aswin (33) juga merupakan korban dari peristiwa penjambretan itu. Dalam peristiwa tersebut Fauzi mengalami luka-luka dan patah tulang rusuk sehingga tanganya terpaksa harus digendong.
 
Fauzi yang merupakan anak Ida menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi ketia ia dan ibunya dalam perjalanan dari Batu Bara menuju Kisaran. Tanpa mereka sadari, Fauzi dan Ida ternyata diikuti oleh pengendara sepeda motor jenis Vixion yang dikemudikan seorang pria.
 
"Kami dari Batu Bara arah mau pulang Kekisaran bang, tapi di jalan kami enggak sadar kalau kami diikuti sama jambret yang naik kereta vixion itu," jelas Fauzi sambil meneteskan air mata kepada beberapa awak media.

Selanjutnya Fauzi juga mengatakan bahwa ia dan ibunya sempat terkejut karena ketika mereka tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sepeda motor Vixion itu memepet sepeda motor yang dikendarai Fauzi dan Ida. Kemudian Pria yang mengendarai sepeda motor Vixion itu langsung menyambar tas yang disandang ibunya. 
 
"Awalnya kami sempat terkejut bang, karena orang yang menjambret kami itu sempat memepet kereta kami dan langsung nyambar tas yang di sandang sama mamakku. Terus mamakku pun spontan mempertahankan tasnya dengan cara tarik tarikan. Tapi mamaku kalah tenaga terus jambret itu langsung lari bawa tas mamakku," jelas Fauzi sampai terisak di Rumah Sakit.
 
Setelah aksi tarik menarik itu usai, hal yang sangat Naas terjadi, sepeda motor yang dikendarai Fauzi dan Ida terjatuh hingga keduanya terseret di aspal. Dari kejadian itu mengakibatkan Fauzi luka dan patah tulang rusuk. Sementara itu Ida mengalami luka dibagian kepala sehingga mengakibatkannya meninggal dunia.
 
Fauzi juga membeberkan bahwa sipelaku melarikan diri ke arah Kisaran dengan kecepatan tinggi.
 
"Setelah dia dapat tas mamakku, sijambret itu langsung ngebut melarikan diri kearah Kisaran," tandasnya.Selanjutnya, dari kejadian tersebut, Polres Asahan langsung menangani kasus tersebut dan dalam proses penyidikan.
 
 
sumber : GoSumut