Breaking News
Kajatisu Ajak Jajaran Untuk Semangat Dalam Pengabdian

Kajatisu Ajak Jajaran Untuk Semangat Dalam Pengabdian

MEDAN | DN24 -

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) gelar Deklarasi Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Bebas Korupsi di halaman upacara Kejatisu Jalan AH Nasution Medan, Senin (4/2/2019).

Acara yang dimulai pukul 07:30 Wib itu dipimpin langsung oleh Kajatisu Fachruddin SH,MH, sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pandeklarasian Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Dalam kata sambutannya Fachruddin SH, MH menghimbau pada seluruh staf, jaksa fungsional maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) kejaksaan di jajaran Sumut tetap memiliki semangat pengabdian dan kemampuan profesional dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

"Diperlukan kesamaan visi, misi dan persepsi dari seluruh penyelenggara negara seiring dengan semakin tingginya ekspektasi masyarakat khususnya perwujudan penyelenggara negara yang bebas dari praktik-praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)," ucapnya.

Untuk menyahuti ekspektasi tersebut pemerintah, melalui Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi yang mengatur tentang pelaksanaan program reformasi birokrasi. dengan 3 sasaran utama.

Yakni peningkatan kapabilitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintahan bersih dan bebas dari KKN serta peningkatan pelayananan publik, Untuk percepatan pencapaian sasaran utama tersebut, lanjut Fachruddin, melalui upaya pembangunan Zona Integritas (ZI).

ZI dimulai dari unsur pimpinan dari masing-masing instansi. Sebagai Kajatisu, Fachruddin telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) No 07 07/N.2/CP.2/01/2019 tertanggal 24 Januari 2019 telah menetapkan ZI Menuju WBK dan WBBM di lingkungan Kejatisu dan di 4 kejaksaan sejajaran Sumut.

Keempat Kejaksaan Negeri (Kejari) yang diusulkan sebagai ZI menuju WBK dan WBBM yakni Kejari Medan, Binjai. Labuhanbatu dan Kejari Serdang Bedagai (Sergai).

Untuk langkah selanjutnya adalah membangun 6 area perubahan yakni perubahan manajemen, penatalaksanaan, manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

"Pencanangan ZI diharapkan bukan sekadar seremonial. Kalau boleh memilih, mungkin lebih nyaman bila tidak harus berubah. Namun saya yakin perubahan bukanlah sebuah pilihan namun keharusan. Kita harus berubah untuk lebih baik," terangnya.

Adapun penandatanganan Komitmen Bersama Pencanangan Pembangunan ZI Menuju WBK dan WBBM dimulai dari Kejatisu Fachruddin SH,MH, Wakajatisu Judhy Sutoto SH, para Asisten yakni Asintel Leonard Eben Ezer Simanjuntak SH,MH, Aspidsus Agus Salim SH,MH, Aspidum Edyward Kaban SH,Mh, Aswas Firdaus SH, Asbin Akmal Abbas SH, Asperdatun Munasim SH,MH, unsur Kabag, Kasi di antaranya Kasi Penkum Sumanggar Siagian SH dan jaksa fungsional serta ASN jajaran Kejatisu. (Nizar)