Breaking News
Dua Pelaku KDRT Yang Viral di Medsos di Bekuk Polres Belawan

Dua Pelaku KDRT Yang Viral di Medsos di Bekuk Polres Belawan



MEDAN | DN24 - Dua orang pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT, red)  terhadap anak yang dilakukan oleh ayah tiri dan ibu kandung yang viral di Media Sosial (Medsos, red) ditangkap Polisi Polres Belawan.

Fredy Bena Purba (48), seorang ayah tiri  yang bekerja sebagai PNS Dinas Perhubungan Kota Medan yang tingal di Pasar 2 Barat Kel. Terjun Kec. Medan Marelan, dan Rusiana (48) adalah ibu kandung korban.

Informasi yang di himpun, Nurul (9), di siksa kedua orang tuanya sampai tak sadarkan diri. ucap Kanit Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Iptu Bonar H. pohan SH kepada awak media.

Sambung Bonar, pada hari Rabu tanggal 20  Februari 2019 sekira pukul 15.00 Wib, Team Unit Reskrim Polres Pelabuhan Belawan  mendapat informasi dari masyarakat  tentang adanya pelaku penganiayaan terhadap anak (KDRT) yang dilakukan oleh kedua orang tua korban dan menjadi viral di media sosial facebook

Mendapat info tersebut, Tim Opsnal di pimpin oleh Panit Kanit Reskrim Iptu Bonar Pohan SH dan Panit Reskrim 7.4, Ipda Hutapea SH langsung menuju TKP guna melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap para pelaku.

Sesampai di objek team berhasil mengamankan 2 tersangka yaitu ayah tiri dan ibu korban yang tega melakukan penganiayaan sehingga anak yang berusia 9 tahun babak belur.

Menurut pengakuan ayah tiri korban, setiap pulang kerja beliau merasa tidak nyaman karena anak tirinya sangat bandal sehingga tersangka memukulnya, sementara itu, pengakuan ibu kandungnya turut ikut memukul anaknya sebanyak 2 kali . 

Terpisah, masyarakat yang bertetangga dengan korban kerap kali melihat anak mereka di pukuli apalagi kalau ayahnya pulang kerja seperti tidak ada rasa kasihan terhadap anak melakukan kekerasan semaunya. Terang warga yang enggan dicatut namanya.

Lanjut warga, terahir sekali kami melihat korban dipukul pada hari selasa tgl 19 /02/2019 sekira pukul 14.30 wib sore. Beber warga.

Menurut keterangan Kanit Reskrim Iptu Bonar H. pohan SH, Kedua tersangka sudah kita amankan dan kini masih dalam penyidikan. Tegasnya (boim)