Breaking News
Kompol Fahrizal Hadapi Sidang Putusan Dugaan Kasus Pembunuhan Terhadap Adik Iparnya

Kompol Fahrizal Hadapi Sidang Putusan Dugaan Kasus Pembunuhan Terhadap Adik Iparnya

MEDAN | DN24 -

Jelang sidang putusan terkait dugaan kasus pembunuhan yang ia lakukan terhadap adik iparnya, Kompol Fahrizal tampil rapi mengenakan kemeja biru dongker dan celana jeans abu-abu.

Fahrizal hadir didampingi Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randy Tambunan menuju ruang tunggu jaksa.

Terdakwa yang disebut-sebut oleh JPU dan penasihat hukumnya mengidap penyakit Skizofrenia Paranoid itu berjalan di lorong Pengadilan Negeri Medan dengan pengawalan yang renggang.

Sidang putusan yang dijadwalkan Kamis (7/2/2019) di Pengadilan Negeri Medan masih sama sama ditunggu oleh JPU dan Penasihat hukumnya Julisman SH.

"Kalau kita sudah siap, kapan aja," ujar Julisman yang tiba belakangan.

Sidang putusan terhadap Mantan Wakapolres Lombok Tengah ini, sempat ditunda pekan lalu, lantaran Fahrizal sakit dan meminta sidang ditunda.

Kompol Fahrizal dituntut oleh JPU Randy Tambunan dengan pidana pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan. Namun, Randy tak menyematkan pidana penjara lantaran Fahrizal dianggap tak bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya karena gangguan jiwa sesuai Pasal 44 KUHP.

Seperti diketahui, Kompol Fahrizal menembak mati adik iparnya Jumingan, di rumah orangtuanya di Jalan Tirtosari Gang Keluarga, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Sumut, Rabu 4 April 2018 sekira pukul 19.30 wib malam.

Tersangka meletuskan senjata sebanyak enam kali hingga korban tewas bersimbah darah. Jasad Jumingan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk otopsi. Kemudian Fahrizal menyerahkan diri ke Polda Sumut.

Fahrizal sempat menduduki sejumlah posisi strategis di jajaran Polda Sumut, seperti Kasat Reskrim Polres Labuhan Batu, Kasat Reskrim Polresta Medan, kemudian menjadi Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, sebelum akhirnya menempuh pendidikan Sespim.
 
 
Sumber : TribunMedan