Breaking News
Payung Hukum Retribusi Parkir Batubara Celah Oknum Rauf Keuntungan

Payung Hukum Retribusi Parkir Batubara Celah Oknum Rauf Keuntungan

BATUBARA | DN24 -
 
Seyogya nya Pemerintah Batubara dalam mengelola aset demi meningkatkan Pendapatan Aset Daerah (PAD), tentu nya Pengelolaan tersebut memiliki Legitimasi atas Peraturan Hukum berlaku sebagaimana pelaksanaan di lapangan dapat di pertanggung jawabkan dari Hukum di belakang hari.

Sebagaimana diketahui,pelaksanaan pengutipan retribusi perparkiran yang terlihat jelas di setiap lokasi tempat keramaian,petugas perparkiran dengan memakai uniform maupun Kartu Pengenal Petugas Parkir (KP3) perparkiran mengutip iuran retribusi kepada masyarakat pengguna Beram atau bahu jalan sebagai tempat parkir terutama di Kec.Tg Tiram.

Menurut keterangan Ketua KNPI Batubara Rafdinal Maliki SE mengatakan " Saya sudah pertanyaan kan kepada Ka.Dinas PPKAD Zulkarnain bahwa PAD Retribusi perparkiran belum terdaftar sebagai pemasukan retribusi dari Aset Perparkiran di Batubara". Pungkas nya

Melanjuti keterangan Ketua KNPI Batubara, Kru DN24 mencoba konfirmas Kepala Dinas Perhubungan Batubara Drs.Sahala Nainggolan di kantor nya di Jalinsum desa Petatal Kec.Datuk Tanah Datar (19/2/2019), Namun Sahala tidak berada di kantor, Hingga keterangan diambil melalui Kabid Darat Tengku Darmansyah dan Kasi Perparkiran Efendy terkait ijin pengelolaan perparkiran Pasar Inpres Kelurahan dan sekitar nya kemana aliran retribusi parkir tersebut.

"Saat ini ijin dan retribusi parkir di Khusus nya di Kec.Tg Tiram itu tidak ada,jika ada yang mengutip parkir di daerah Kec.Tg Tiram itu diluar dari wewenang Dishub Batubara,sebab Peraturan dan payung hukum retribusi sampai saat ini belum terbit dari Pemerintahan Batubara ". Beber Tengku Darmansyah

Lanjut Tengku Darmansyah," Jika pengutipan iuran retribusi parkir di Kec.Tg Tiram mengatasi namakan ijin Dishub Batubara itu tidak benar,dan kalau pun ada yang ingin melaporkan ke pihak yang berwajib silahkan saja,dan itu memang sudah Pungli ". Kata nya lagi

Di sisi lain Tokoh Muda Tg Tiram Putra Shell merasa ada yang tidak beres terkait pengutipan retribusi parkir di Pasar Inpres Kelurahan Tg Tiram " Bagaimana status pengutipan yang dilakukan oleh Oknum petugas di areal pasar inpres Kelurahan Tg Tiram,dari informasi dan keterangan warga disekitar lokasi pasar inpres bahwa pengelolaan parkir di nilai memiliki Omzet Jutaan Rupiah setiap hari,dan kemana aliran setoran pengutipan parkir itu,kan tidak mungkin tidak ada Oknum-oknum di balik semua itu,ini kita minta pihak Pemkab Batubara dan penegak Hukum agar mengusut tuntas Mafia Birokrasi yang menggerogoti aset di Batubara ".Tandas. (Asw)