Breaking News
Pilu, Bidan Desa Dirampok dan Diperkosa di Rumah Dinas

Pilu, Bidan Desa Dirampok dan Diperkosa di Rumah Dinas

PALEMBANG | DN24 -

Seorang bidan desa yang bertugas di Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan menjadi korban perampokan dan pemerkosaan di rumah dinasnya, Selasa (19/2/2019).

Saat peristiwa tragis itu terjadi, korban tengah bersama anaknya yang baru berusia 9 bulan. Sementera suami korban bekerja di luar kota.

Korban sempat melawan hingga akhirnya dianiaya oleh pelaku dan wajahnya pun babak belur. "Korban datang tengah malam, langsung bilang kalau dia dirampok dan diperkosa. Setelah itu pingsan," ujar tetangga korban, Zainal Rabu (20/2/2019).

Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad melalui Kasat Reskrim AKP Malik Fahrin mengatakan, pihaknya melakukan penyelidikan dan olah TKP untuk mengejar pelaku.

"Ketika Korban dalam keadaan tertidur bersama anaknya dengan lampu yang sudah dimatikan, datang lelaki yang belum diketahui identitasnya dan langsung menutup kepala korban dengan menggunakan bantal. Kemudian pelaku mencekik leher korban," katanya.

Melihat kondisi sepi, pelaku langsung meraba dan meremas dada korban, lalu melakukan kekerasan seksual. Sebelumnya, korban sempat berteriak akan tetapi pelaku mengancam dan akan membunuhnya.

Mendapat ancaman korban berhenti berteriak dan mengatakan jangan membunuh dirinya, seterusnya pelaku melancarkan aksinya dengan melilitkan kain ke bagian kepala serta memukuli kepala korban hingga tidak sadarkan diri.

Korban baru sadar setelah mendengar tangis anaknya dan pelaku sudah pergi. Setelah itu korban bangun dan membawa anaknya keluar keudian meminta bantuan masyarakat.

Sementara itu, korban yang sebelumnya dirawat di RS Muhammadiyah telah dipindahkan ke RS Bhayangkara Palembang. Rabu (20/2/2019) Bupati Ogan Ilir datang menjenguk korban. 
 
 
Sumber : SINDOnews