Breaking News
Tertangkapnya  Pembawa Sabu Seberat 1,5 Kg di Komplek MMTC

Tertangkapnya Pembawa Sabu Seberat 1,5 Kg di Komplek MMTC

MEDAN | DN24 -

Polsek Medan Baru berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu seberat 1,5 Kg, pada Jumat (22/2/2019) sekitar pukul 11.00 WIB kemarin.

Pengungkapan kasus ini bermula, dari adanya informasi bahwa ada pelaku secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan sabu untuk dijual, menjadi perantara dalam jual beli sabu di Komplek MMTC di Jalan Pancing Medan.

Team Pegasus 3C/N Polsek Medan Baru yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Philip Antonia Purba dan Panit 2 Reskrim Ipda Immanuel Ginting melakukan penyelidikan di seputaran TKP.

Petugas lalu melihat seorang laki-laki yang mencurigakan, sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Willem Iskandar tepatnya di Komplek MMTC.

Kemudian petugas menghentikan sepeda motor pelaku dan melakukan pemeriksaan. Dari pelaku Darma Sugita (33) warga Dusun III Jalan Mesjid No.16, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Sunggal, petugas menyita barang bukti berupa 2 bungkus plastik klip yang berisikan butiran kristal diduga narkotika jenis sabu seberat 1,5 Kg.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto yang memaparkan kasus ini mengatakan bahwa narkotika jenis sabu yang diamankan berasal dari jaringan Aceh.

"Jadi, informasi yang kita dapat dari Polsek lalu dilakukan pengembangan dan kita deteksi pelakunya tunggal dan bekas residivis," kata Dadang didampingi Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing di Polsek Medan Baru, Sabtu (23/2/2019).

Dadang menuturkan bahwa barang yang dibawa berasal dari Aceh. Bisa saja pelaku juga bermain ganja karena dia mantan residivis.

"Barang dari Aceh, bisa saja dia dulu pernah main ganja. Karena dia dulu residivis ditangkap dalam kasus ganja," ungkap Dadang.

Lebih lanjut, Dadang menjelaskan setelah dapat informasi akan ada orang yang akan membawa barang bukti narkoba. Tim melakukan penyelidikan dan hentikan orang yang di curigai di Jalan Pancing, Kecamatan Percut Seituan. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

"Kita hentikan dan geledah tersangka. Kita temukan barang bukti berupa diduga narkotika jenis sabu seberat 1,5 Kg," ungkap Dadang.

Masih kata Dadang, saat ini masih dilakukan pengembangan. Karena rencananya barang akan diberikan kepada seseorang perempuan yang masih buron. Petugas masih kembangkan untuk jaringan-jaringan yang lain.

Hasil penyelidikan barang berasal Aceh. Ada seseorang yang membawa dari Aceh dan pelaku yang diamankan jadi perantara dan sudah ada beberapa tangan.

"Jadi kalau dia berhasil antarkan barang sampai tujuan, dia dapat upah Rp 7 juta," pungkas Dadang.

Untuk pertanggungjawaban perbuatannya, tersangka di jerat pasal 114 ayat (2) subsider 112 ayat (2) dari UU RI No.35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman 20 tahun atau seumur hidup.


Sumber : TribunMedan