Breaking News
Tragedi Alkohol Oplosan di India, Lebih dari 100 Orang Tewas

Tragedi Alkohol Oplosan di India, Lebih dari 100 Orang Tewas

Tragedi Alkohol Oplosan di India, Lebih dari 100 Orang Tewas NEW DELHI | DN24 -

Lebih dari 100 orang tewas di dua negara bagian India setelah minum alkohol oplosan, Polisi menyatakannya sebagai kasus terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Banyak dari mereka meninggal di Haridwar di negara bagian Uttarkhand dan dua distrik di negara bagian Uttar Pradesh. Menurut kerabat korban dan para pejabat, para korban awalnya mengeluh sakit perut dan mengalami masalah pernapasan.

Pejabat polisi senior Haridwar, Janmaijai Prabhakar, kepada Reuters yang dilansir Selasa (12/2/2019), mengatakan empat orang telah ditangkap sehubungan dengan kematian massal tersebut.

"Total korban di Haridwar tetap 36 (orang tewas) dan sekarang sekitar 18 orang sedang menjalani perawatan," katanya.

Pejabat di Uttar Pradesh tidak dapat dihubungi untuk mendapatkan angka korban terbaru. Namun, menurut Times of India, setidaknya 69 orang telah tewas di negara bagian itu.

Kematian akibat alkohol yang diproduksi secara ilegal, yang dikenal secara lokal sebagai "hooch” atau “minuman keras pedesaan" adalah kejadian biasa di India, di mana banyak orang tidak mampu membeli minuman beralkohol yang orisinil.

Tetapi jumlah kematian saat dalam kasus ini diyakini sebagai kejadian paling mematikan sejak kasus serupa menewaskan 172 di Benggala Barat pada 2011.

"Dia mengeluh sakit perut yang parah, jadi saya membawanya untuk disuntik," kata istri salah satu korban, Hira Lal, kepada ANI. "Dia lebih baik dan tidur setelah kembali ke rumah. (Tapi) rasa sakitnya kambuh, jadi kami membawanya ke rumah sakit lagi dan mereka menerimanya."

Hakim distrik Saharanpur di Uttar Pradesh, Alok Kumar Pandey, mengatakan pekan lalu bahwa dokter telah menyimpulkan banyak korban meninggal karena infeksi hati dan masalah dalam sistem pernapasan mereka. 
 
 
Sumber : SINDOnews