Breaking News
Sumardin Warga Jalan Karya Tewas Gegara Remas Payudara Evi

Sumardin Warga Jalan Karya Tewas Gegara Remas Payudara Evi



MEDAN | DikoNews7 - Gegara remas payudara, M. Sumardin (26), warga Jalan Karya Karsa Dalam No. 4 Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat ini tewas di keroyok 3 pria. 

M. Sumardin (korban) yang tidak memiliki pekerjaan tetap alias mocok mocok ini meremas payudara Evi Diana Sari Harahap, kemudian tewas dikeroyok tiga pria yang masih satu keluarga di Jalan Sekata Lorong VI Kecamatan Medan Barat, Selasa (2/4/19) sekira pull 18.30 WIB.

Para pelaku yakni, Zulkifli Harahap (35), warga Jalan Letda Sujono Pasar VIII Gang Padi, Kabupaten Deliserdang hingga kini masih dicari polisi, Deni Ramadan (25), warga Jalan Karya Sukadame, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat. Kedua pelaku ini adalah saudara kandung dari Evi Diana Sari. 

Sementara, pelaku Basriansah Dalimunthe alias Ucok (22), warga Jalan Pasar II Tembung, Kabupaten Deliserdang adalah sepupu Zulkifli dan Deni. 

"Pelaku Deni dan Basriansah sudah kita amankan, sementara pelaku Zulkifli masih kita cari," ucap Kapolsek Medan Barat, Kompol Coky S Meliala SH, SIK, MH didampingi Kanit Reskrim Iptu H Manullang SH, Rabu (3/4/19) sore.  
   
Kapolsek Medan Barat mengatakan, kasus pembunuhan ini dilakukan karena ketiga pelaku tidak terima korban yang telah meremas payudara milik Evi. 

"Ketiga pelaku yang masih bersaudara ini tak terima payudara milik saudaranya diremas korban. Selanjutnya, ketiga pelaku mendatangai korban yang bekerja mocok-mocok ini, lalu mengeroyoknya," beber Alumni Akpol Tahun 2004 ini.

Korban dalam kondisi kritis akibat dikeroyok ini langsung dibawa ke Rumah Sakit Imelda Jalan Bilal Kecamatan Medan Barat Namun, korban tidak tertolong lagi dan akhirnya meninggal dunia.

Sambung Coky, pihak keluarga yang tak terima atas kematian korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Medan Barat. Personel Unit Reskrim yang menerima laporan itu langsung bergerak cepat dan berhasil meringkus dua pelakunya, sedangkan satu pelaku masih buron.

Dari kedua pelaku, polisi menyita barang bukti sepasang sepatu korban warna hitam, helm hitam milik korban, satu potong jeket warna coklat yang digunakan pelaku Bahriansah saat menganiaya korban. 

Barang bukti dan pelaku sudah diamankan di Mapolsek Medan Barat sambil menunggu berkasnya siap dan dilimpahkan ke kejaksaan. 

Kedua pelaku dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 170 juncto Pasal 351 ayat (3) KUHPidana tentang penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Tutupnya. (Jolly)